Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis. Melalui proposal berjudul “TANIKA (Tanaman Inovatif Karya Anak Bangsa): Bisnis Urban Farming Sayur Daun dan Buah Sebagai Solusi Pangan Sehat Rumah Tangga”, dua mahasiswi Administrasi Bisnis angkatan 2023, Jovita Melita (NPM 2316051114) dan Feandra Salsabilla (NPM 2316051018) bersama rekannya dari Jurusan Manajemen, Sella Marlina A., berhasil lolos dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti, Kemdiktisaintek. P2MW merupakan langkah strategis yang ditujukan untuk mengembangkan usaha yang sudah dimiliki oleh mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di lingkungan kampus.

Fokus utama P2MW adalah menyediakan dukungan menyeluruh bagi mahasiswa yang memiliki gagasan usaha atau sedang memulai usaha. Dukungan tersebut tidak hanya berupa bantuan dana pengembangan, tetapi juga bimbingan intensif serta pelatihan langsung dari praktisi dan pakar kewirausahaan. Tujuan utamanya adalah agar gagasan bisnis yang dimiliki mahasiswa dapat tumbuh menjadi usaha nyata yang berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional. P2MW juga memberikan peluang untuk berbagai jenis usaha mahasiswa yang dikategorikan ke dalam enam kelompok utama. Kategori tersebut mencakup makanan dan minuman inovatif dengan pemanfaatan sumber daya pangan lokal, usaha budidaya dengan pendekatan inovatif, hingga kreasi dalam industri kreatif, seni, dan budaya yang mengedepankan kearifan lokal.

“Tanika” memilih kategori usaha budidaya inovatif dan mereka berhasil mengangkat isu ketahanan pangan rumah tangga melalui budidaya tanaman sayur daun dan sayur buah organik seperti cabai, tomat, sawi, dan bayam. “Tanaman ini kami jual dalam bentuk polybag untuk satu jenis tanaman dengan harga rata-rata Rp 25.000,-” jelas Jovita. Polybag yang digunakan dibungkus menggunakan baju-baju bekas, karung bekas, dan lain-lain. Selain itu polybag juga dapat diganti menggunakan botol bekas yang bisa digantung di depan rumah menggunakan tali, tanpa memakan tempat dan lebih praktis. Ini merupakan sebuah langkah nyata menuju wirausaha hijau yang berdampak sosial. “Penggunaan kain bekas untuk membungkus polybag ini untuk menimbulkan kesan nilai estetika dan ramah lingkungan bagi masyarakat urban,” ungkap Feandra.

Selain itu aktivitas Tanika ini juga bertujuan untuk memanfaatkan limbah rumah tangga dan mengurangi pencemaran. Proposal ini dibimbing oleh dosen Administrasi Bisnis, Hartono, S.Sos., M.A., yang turut mendampingi mahasiswa dalam setiap tahap seleksi. “Sebagai sharing dari kami buat rekan-rekan yang ingin mengikuti P2MW berikutnya, pergunakan timeline sebaik mungkin dan budayakan baca panduan dari awal sampai akhir, karena disitu sudah tertera jelas templatenya yang memudahkan kita dalam pembuatan proposal, sampai bagian laporan keuangan termasuk Rancangan Anggran Belanja (RAB) dengan persentase yang sudah ditentukan. Setiap ada gagasan atau ide bahkan dalam proses pembuatan proposal jangan sungkan untuk di bicarakan dengan dosen pembimbing karena itu sangat membantu sekali supaya lebih terarah,” ungkap Feandra selaku ketua Tim TANIKA.

“Cari teman untuk menjadi bagian dari tim yang benar-benar sevisi misi dan punya niat serta harapan yang sama karena itu menentukan hasil akhirnya akan seperti apa. Dan yang paling penting adalah berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena kami percaya ini semua tidak luput dari campur tangan Tuhan dan bukan kekuatan kami sendiri. Imbangi dengan usaha dan doa, pasti diberikan kemudahan,” tambah Jovita.

Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis, Dr. Ahmad Rifa’i, S.Sos., M.Si., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian ini. “Selamat kepada Jovita, Feandra, dan tim atas prestasinya. Ini bukti bahwa mahasiswa kami selain memiliki semangat kewirausahaan, juga memiliki kepekaan terhadap isu sosial dan lingkungan. Kami berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. Keberhasilan ini semakin memperkuat posisi Jurusan Administrasi Bisnis FISIP Unila sebagai motor penggerak wirausaha muda berbasis inovasi dan keberlanjutan di tingkat nasional. (MF)